“Iya nih Din.. Di dalam taxi aku terdiam sambil melamunkan kejadian yang barusan aku alami. Film Porno Eh”jawabku gugup. Lepasin tangan Ananda” tegurnya mengingatkan. “Kamu tahu khan, kalau di kampus banyak cowok yang menaksir kamu” terangku kemudian. Yah Ananda” kataku polos. “Lagu ini akan saya persembahkan buat pengunjung yang ada di meja nomer 5, yaitu Ananda bersama kedua orang tuanya dan semoga makan malamnya berkesan dengan hadirnya lagu ini” sahuntuku spontan. “Diet kenapa diam?” tanya Ananda membuyarkan lamunanku. “Diet kenapa diam?” tanya Ananda membuyarkan lamunanku. Khayalanku buyar bersama teguran dari Dina mengingatkan kalau aku masih menggenggam tangan Ananda. Di saat break aku pergunakan waktu yang ada untuk menemui Ananda bersama ke dua orang tuanya. Sesampainya di meja Ananda, dan ngobrol sesaat, kedua orang tuanya berpamitan ingin pulang karena sudah mulai di hinggapi rasa kantuk. “Sudah dong Diet.. Penampilannya cukup membuatku terpesona, dengan tank top warna merah di padu




















