“Ah enggak kok, aku juga baru selesai kerjanya.” Ujar Niken sambil naik ke motorku. Aku tidak bosan-bosannya mendengarkan cerita Niken tentang teman, atau pekerjaannya. Bokep Hot Aku yang masih berkendara diatas motor menuju rumah pun bergegas mencari tempat berteduh. Ku percepat genjotanku di vagina Niken, kedutan yang dibuat vagina Niken semakin terasa dan menambah kenikmatan, ditambah kondom yang tipis ini memberikan sensasi yang sungguh luar biasa di penisku ini. Aku menyanggupi permintaannya dan berjanji akan menjemputnya di tempat kerjanya begitu ia selesai kerja. Ku masukan terlebih dahulu tanganku ke dalam celananya. Entah setan apa yang merasuki diriku, aku pun mengikuti Niken yang sedang berganti baju di kamar.Pintu kamarnya tidak tertutup dengan rapat sehingga aku bisa membukanya tanpa bersuara. Tubuh kami sudah sama- sama bercucuran keringat. Hujan semakin lebat, untungnya tidak jauh dari sana terdapat dealer motor kecil yang bisa digunakan untuk berteduh.Segera aku parkirkan motorku di depan dealer




















