Aaww!Kulihat lagi duduk-duduk santai di sebelah Poppy, sambil merokok, jelalatan dengan jakun yang turun-
naik karena memolototi makhluk-makhluk feminin yang berpenampilan “minimalis” alias 2/3 telanjang, dua
bujang lapuk kawan-kawanku sejak SMA, Gary dan Eddy. Sedangkan Carol malah cuek, asik
mengepulkan asap berbentuk bulatan-bulatan dari mulutnya. Bokep Tante Dari pertemanan seperti itulah kami bertemu, merasa sangat
cocok satu dengan yang lainnya, dan lalu bersahabat seperti sekarang.“Gini, gini..” Gary tiba-tiba angkat bicara dengan logat betawinya yang khas.“Gue ade usul, dijamin seru. Tega nian kau berkata demikian kepada kawanku yang bohay ini..” Poppy mulai teler
juga kayaknya.“Carol.. Sini, sini!! Lelaki itu
berpostur sedikit lebih pendek dariku, tapi sangat atletis. “Iya nih. Langsung saja kami menuju lantai 2 yang menawarkan musik bernuansa pop-jazz yang ringan
dan mudah dinikmati.Dari salah satu pojokan, seorang sahabat Hanik, Poppy, melambaikan tangannya memanggil kami dan
bereriak agak keras, berusaha mengatasi suara hingar-bingar band yang sedang beraksi.“Yuhuu!!




















