oohh…. ujarku memelototinya. Bokep Jilbab/Hijab shit,,, udah dua empat kali pertemuan gua gak pernah masuk.. Ya, aku dan geng ku terkenal sebagai macan kampus di universitasku. kataku sambil menyodorkan minuman kaleng yang terletak di dashboard mobil padanya. sahutnya berkeras menyuruhku pulang. Karena aku ingin tau dimana tempat tinggal doi. huuhhuu.. Kamulah pria pertama yang menodaiku.. pinta nya memohon. Aku pun mendegus, tapi tidak apa-apa lah diantar dia karena kulihat jam sudah menunjukan jam delapan malam. iya buk… kalo nunggu bus pasti nunggu penumpang penuh baru berangkat… ujarku meyakinkan nya. Aku mengintip dari sudut mata, doi menuju ke arah belakang. iya nih, mata saya jadi cepat mengantuk dibuatnya ujarnya sambil kembali menguap
kecilkan aja AC nya Brian… ujar Buk Tuti
ini udah yang paling kecil buk, mungkin ibuk kecapean mengajar di kelas, kalau Ibuk mau tidur, tidur aja..




















