Kini sudah menjamahi ke dua paha Sava yang tak tertutup karna celana yang dia pakai sangatlah minim.“SShhhhh,” Sava mulai melenguh, aku hirup dalam-dalam aroma wangi nafas yang berliku diantara wajah.“Aku cinta kamu,” aku berbisik menghentikan sejenak ciuman kami, sama tersenyum dalam pejamannya. Nonton bokep Aahhh malam yang indah di tengah dinginnya udara hujan. Aku tetap mengenang segala bentuk keindahanmu, karna kamu gak pernah ada tuh di otakku, tapi kamu selalu ada disini, “dia menuntun tanganku menyentuh dadanya, “di hati yang gak pernah menyusut walau termakan sang waktu.”Sementara langit menghujan, kami selalu berbagi senyum yang pastinya akan selalu aku kenang. Saat itu dia masih selalu mengeluh atas apa yang Tuhan berikan padanya. Aku histeris menggoyang-goyangkan tubuhnya.“Tolooonngggg, siapa aja tolonngggg.”Aku beserta orang-orang yang menolongnya langsung membawanya ke rumah sakit terdekat, aku terus membersihkan darah Sava yang masih mengalir.




















