Memang payah juga bapak yang satu ini, tidak bisa membahagiakan istrinya.Santi kemudian berjalan mengambil hidangan, dan akupun pura-pura menambah hidanganku.“San.. Kemaluanku sudah berdenyut-denyut ingin mengeluarkan laharnya. Film Porno Biar ada yang nemenin” katanya sambil tersenyum manis. Ohh.. Habis dari belakang nih” jawabnya. Kukocok-kocok kemaluanku dan tak lama tersemburlah spermaku ke wajahnya yang cantik. Pak Arief tampak sedang mengobrol dengan tamu yang lain. “Sama-sama Santi. Kasihan sekali pikirku.Tak lama Pak Ariefpun datang dari kejauhan.“Wah.. Mungkin dia sudah dengar kabar akan ke-playboyanku di kantor. “Gimana kalau minggu depan aku suruh suamimu ke luar kota jadi kita bisa bebas bersama?”
“Hihihi.. Puaskan Santi Pak..” Santi berkata sambil menggoyang-goyangkan badannya maju mundur di atas kemaluanku. Kutarik tangannya agar berdiri, dan akupun tiduran di atas meja meeting di ruangan itu.Tanpa perlu dikomando lagi Santi menaiki tubuhku dan menyibak gaun dan celana dalamnya sehingga vaginanya tepat berada di atas kemaluanku yang sudah menjulang menahan gairah.Santi




















