Kita terdiam sejenak. …dan sebagainya. Bokep Japan Bukan, paman sama keponakan, pikirku sambil mengerutkan dahi, berpura- pura seakan pertanyaan Edwin ngga masuk akal.Anehnya mereka berdua, Timo dan Edwin, seakan tidak melihat aku tadi mengerutkan dahi, mengacuhkan ekspresiku begitu saja. Budi lalu merangkulkan kedua tangannya pada Timo dan menariknya ke ranjang. Keras. Salah, aku kaget bukan karena itu. Budi menciumku, lalu mengajakku untuk mandi. Aku berdiri dan berjalan ke arah keduanya, sambil kulepas juga kausku. “Tunggu,” katanya. Dan tak lama kemudian Budi pun ikut memuncratkan spermanya, tapi tidak sebanyak volume sperma Timo. Tak lama kemudian kontol Budi sepenuhnya tegang juga. Aku dan Budi tertawa melihatnya. Timo berdiri dan berjalan ke dekatku. Tapi Timo berdiri meninggalkan Budi. Timo menggantikan Budi. Duluan aja, ‘Win.” Dan Edwin pun pergi. Kepalanya perlahan bergerak maju mundur mengulum kontolku.Di belakangku Timo masih terus menghisapi kontol Budi. …dan sebagainya.




















