Menatapku sebentar, lalu tersenyum. Dia tampak agak terkejut, namun sambil menatapku, dia tetap menahan kontolku dalam mulutnya. Jav Sub Indo Tapi karena dia aktif di koran kampus, maka kami cukup sering berinteraksi. Aku menelan ludah, membayangkan dibalik selimut itu Vina tidak mengenakan apa-apa lagi. Sadar tidak mungkin melepaskan diri dari pegangnku, dia membuang muka, aku berbisik ke telinganya “maaf kalau aku buat kamu malu. “Pintunya di tutup aja yah” pintanya. Aku yang salah tingkah lantas segera menarik tanganku dari dalam celana. Sengaja aku menutup pintu gerbang kost untuk mengesankan bahwa rumah dalam keadaan kosong, lampu luar pun sudah kunyalakan. Kontolku sudah sangat tegang, dan pikiranku sekarang hanya satu tujuan.




















