Dia tersenyum manis dan menyebut nomor HP tertentu. Bokep Twitter Tiba di lantai 5, saya mempercepat langkah kaki saya untuk menyusul gadis tersebut. “Viii… Vivi…” tiba-tiba terdengar suara beberapa orang cewek. Saya tahu yang namanya cewek itu paling suka dipuji. Dari sana saya tahu kalau dia kost di daerah Mangga Besar bersama seorang kakak perempuannya. “Wah, sorry Di, saya juga suka… buat gua aja ok?” tanyaku balik. “Vivi..” jawabnya pendek. Saya bisa membaca ada kesedihan dan kekaguman di sinar matanya. Saat itu entah bercanda atau tidak Andi menjawab, “Gua lebih baik kehilangan seorang temen daripada kehilangan Vivi…”Part 2: Kala cinta mulai bersemiMalamnya sekitar jam 9, saya langsung menelepon Vivi. Besoknya dia menelepon saya untuk mengucapkan terima kasih. “Gus, saya jatuh cinta nih… buat saya aja ya?” tanya si Andi.










