Aku mengatakan, kemana aku harus menggugurkan kandunganku? Jijik, Nak!” kataku sembari menggelinjang. Video bokep Kami menyewa sebuah kamar di hotel kecil. Dodi mengelus-elus perutku, terus ke bawah. Entah apa yang dipijaknya, Dodi terpeleset, hingga menimpa tubuhku dari atas. Aku setuju. Karena itu tak mungkin sama sekali. Aku setuju. Karena itu tak mungkin sama sekali. Aku tak bisa berbuat apa-apa. “Mama… mama cantik sekali. Izinkan aku terus melakukan ini,” katanya sembari mengecup bibirku dengan lembut. Dodi pun seperti kehilangan semangat untuk melakukan apa saja. Dodi menindihku dari samping dan mulai menjilati tubuhku. Teruskan, sayang. Mama segalanya bagiku,” katanya pula.“Jangan, Dodi… nanti ketahuan.” kataku.“Kita harus pandai merahasiakannya, Ma.” jawab Dodi, sembari terus menggenjotku dari atas.“Tapi…”“Ya, kita harus pandai menjaga rahasia ini, Ma,” jawabnya. Aku menelponnya. Dodi masih di kamar mandi membersihkan dirinya.***Selalu saja Dodi hampir keceplosan. Akhirnya, setelah menjelang subuh, kami belum juga memejamkan mata. Layaknya dua pasang pengantin remaja




















