Aku memang menyembunyikannya. Video bokep Mbak Dewi sedang nonton televisi. Aku sedikit demi sedikit mencoba akrab dan mengenalnya. Aku bersandar di sofa, aku tidak melihat tv tapi melihat mbak Dewi. Tampak mbak Dewi melihat-lihat isi kulkas.“Waduh, wan, bisa minta tolong bantu mbak?”, tanyanya.“Apa mbak?”“Mbak mau belanja, bisa bantu mbak belanja? Anak-anaknya sarapan. Dadanya menyentuh dadanku, aku memeluknya erat. Gaun ini sangat mahal, hampir dua bulan uang sakuku habis. “Tapi mbak Dewi masih cantik ya?”Ia ketawa, “Ada-ada saja kamu”.Selama tinggal di rumahnya mbak Dewi. Dan aku menggandeng tangan mbak Dewi. Usianya masih 32 tapi dia sangat cantik. Panjang ceritanya. Mbak rela punya anak darimu wan”, katanya.Aku tak menyia-nyiakannya. Tapi saudara tiri. Lidahku bermain di dalam mulutnya, kami berpanggutan lama sekali. Namun setiap kali aku bilang ke mbak Dewi bahwa perasaanku serius.Hari-hari berlalu.




















