sambil memegang ke dua payudaranya Rizkia, entah kenapa aku seperti orang kesetanan . Bokep tanyaku kembali.” “Lalu doi bilang ini cuman tatto yang ngak permanen kok, setelah sekian lama ngobrol ngaler ngidul waktu tempat pukul 11 malam. ngak ada yang naksir sama aku” Jawabnya lagi.Tetapi aku penasaran, “di lehermu kok ada tatto Riz ? 1 jam berlalu kami nonton tv di ruang keluarga. Sewaktu makan pagi tiba, Rizkia bilang ke mamahnya, kalau dia kemarin malam abis jalan-jalan samaku. Akhirnya aku menjadi reda mendengar dukungan dari mamahnya.Setelah makan waktu pagi menjelang siang pun datang, waktu berlalu begitu saja. Aku angkat dia, kemudian aku kiss dia yang ke dua kalinya sebelum ia terbangun.“Makasih ya Rizkia, sayangku..” Bisikku ke telingannya.Setelah 1 jam pun berlalu.




















