“ambilin mba minum yah”
Aku mengambil segelas air putih dan memberikan kepadanya. Bokeb Kami pun ngobrol tentang macem-macem,
“retno sebentar lagi mau nikah, kamu sendiri kapan dro” Tanya mba irma. Aku mendekati mba irma yang sudah dalam posisi duduk. Aku adalah seorang perantau.di jakarta, Namaku hendro. Tangan kananku menggangkat roknya hingga menampakan celana dalam warna putih. Aku adalah seorang perantau.di jakarta, Namaku hendro. Aku sendiri gak pergi kemana-mana. Mulutnya langsung turun ke bawah. Mba irma adalah wanita berparas manis berusia 36 tahun. Luar biasa. “sering sering aja mba numpang pipis disini, biar nanti saya intip hehehe….” Aku mencandainya
“gak usah di intip, kalo mau lihat juga di kasih” jawabnya kalem mesem-mesem
Skak mat. Di sedot dengan mulut serta di permainkan dengan lidah. Retno yang di maksud adalah kakakku, memang setelah lebarn ini mau nikah. Aku terus bekerja. “dro kalo mau ngintip dari sana”katanya menunjuk
Sontak saja aku kaget.




















