Namun demikian fantasi liar itu tidak bisa hilang begitu saja dari benakku. Bokep Rusia Hari itu Ririn memakai kaos pink lengan pendek yang agak gombrong dengan bawahannya berupa celana pendek selutut berwarna coklat, wajahnya hampir tidak memakai make up seperti halnya orang-orang ketika bermain di pantai, namun seperti kataku tadi kecantikan alaminya tidak pernah hilang. “Rin…Rin, calm down!” aku memegang kedua bahunya, “ini cuma fantasi,gua hanya mau dengar pendapatmu, kalau gak setuju ya udah ga usah kita lakukan”“Tapi rasanya tidak pantas kamu bertanya seperti itu padaku, aku nggak bisa melakukannya, itu sudah kelewatan bagiku, kamu tau seberapa dalam aku mencintaimu dan aku tidak akan pernah mau melakukannya dengan orang lain.”
“Oke…oke gua udah bilang ini, hanya fantasi, kalau emang kamu gak mau ya udah deh, just forget it!” kataku menenangkannya.




















