Akhirnya aku memutuskan untuk meminjam telpon di rumah Faris untuk menelpon papaku atau siapa saja untuk membantuku membelikan BBM.Sambil hujan-hujanan aku berlari menuju rumah Faris, begitu sampai diteras rumahnya, terlihat suasananya sepi tak ada mobil atau terdengar suara dari dalam rumah menandakan kalau rumahnya sedang kosong. Detak jantungku terasa makin berdebar apalagi ditambah menghirup bau parfum dari tubuh tante Imel yang membuat batang kontolku jadi mengeras secara perlahan.“Lhoh Ben kenapa suaramu jadi bergetar gitu, kamu kedinginan ya?” tanya tante Imel.“Gakpap kok tante, aku hanya…” jawabku terpotong.“Jangan-jangan kamu gak mau ngajarin tante ya? Bokep Twitter kalau lain waktu kita ulang lagi kamu keberatan gak?”“Puas banget tante…iya aku mau, kapanpun tante butuh langsung saja kontak aku”“Makasih ya” katanya sambil mencium mesra pipiku.Setelah itu aku dan tante kembali berbenah dan kemudian kami berdua duduk di teras menunggu Faris pulang untuk mengantarku mencari bensin.Usai kejadian itu kami masih terus melakukan hubungan terlarang








