Hujan tidak juga berhenti. Aku lihat wajah Evi sudah berseri-seri kembali, tidak seperti kemarin malam. Bokep Japan tiba-tiba Evi membawakan sebuah lagu. Tanpa aku duga sebelumnya, tiba-tiba Evi sudah menghampiri aku dan langsung duduk bersandar di depanku sambil meraih kedua tanganku untuk memeluknya erat-erat. Aku hanya tersenyum dalam hati. Apa sih menariknya aku hingga ada 2 gadis cantik yang memperebutkan aku. Uffftgh..aman..pikirku licik.Waktu sudah menunjukkan puluk 9 malam.Kami semua berkumpul di ruang karaoke. Aku hanya tersenyum dalam hati. Malam semakin larut, kamipun sudah kelelahan dan akhirnya malam itu ditutup dengan mencari tempat tidur masing-masing. Maafkan aku Tia…aku tdk bermaksud mempermainkan kalian berdua, karena aku memang sungguh-sungguh terhanyut dan tidak bisa lepas dari dekapan hangat dan manjamu….. Aku lihat wajah Evi sudah berseri-seri kembali, tidak seperti kemarin malam. Tiba-tiba Evi teriak, meminta sopir untuk menepikan mobilnya. Ntar dicari mama lho, besok lagi aja yah.” Jawabku, karena sudah malam.Sebenernya pingin




















