Aku jadi panik sekali hingga tibalah seorang rekan kerjaku yang tubuhnya lebih kecil dariku namanya Sari.“Kenapa kamu Nis, kog lihatannya panik gitu?” tanya Sari.“Ini mbak aku lupa bawa rok kerjaku…gimana nih mbak kalau sampai ketahuan bos” kataku cemas.“Gimana ya…” kata Sari sambil berpikir.“Oya aku ada rok satu lagi tapi kemarin habis aku pakai belum sempat aku cuci kalau kamu mau pakai aja dulu” tambah Sari.“Serius mbak…makasih ya..” kataku.Aku pun lekas-lekas ke kamar mandi untuk mengganti dengan rok yang dipinjamkan oleh mbak Sari. Aku lulusan dari universitas yang gak begitu terkenal sehingga banyak orang yang menganggap remeh diriku. Bokep Arab Menu makanan yang dipesan sangat asing bagiku. Ayahku hanya bekerja serabutan dan ibuku bantu nyuci di rumah orang. Setelah bekerja sekitar 1bulan aku tidak diperkenankan memakai hijabku lagi dengan alasan pekerjaanku di front office. Ingin rasanya aku segera resign dari kantor itu, namun karena adanya kontrak dan rasa tanggung



















