Kini hampir jam 8, Fasa bentar lagi pulang pikirnya. Bokep Sub Indo Fasa duduk mengambil nasi disana, seperti biasa makanan ibunya membuatnya bernafsu makan.Ibunya ikut menemani Fasa makan. Buah dadanya yang bulat berayun setiap kali Lambert menghentak masuk kontolnya yang besar dan panjang itu. Dia mengelap tubuhnya yang basah kuyup lalu melilitkan handuk ke tubuhnya yang montok. “Crott di dalem mbak aja, mbak gak papa”
“Oohhhh ah” Aris akhirnya melepaskan air maninya ke dalam rahim Dewi. Lidah Dewi menari-nari mengolah kepala penis Dimas, menjulur menjilat precum lalu menghisapnya hingga Dimas mendesis tak terkendali, saat itu juga Dewi mengerang dengan keras.“Ohhh, Dewi nyampeeee emmmmm ahhh!!!” Dia membanjiri muka Partodi dengan lendir orgasmenya. Panas berhamburan air mani Partodi dan Dewi berusaha menelan secepat mungkin agar tidak mengganggu pernafasannya.Bingung juga saat Fasa melihat ibunya meminum air kencing lelaki itu lahap sekali.Sementara Dimas mengambil alih posisi Partodi tadi dengan memasukkan kelaminnya dalam memek Dewi




















