Bukan itu saja, Sule juga memasukkan sebuah dildo berukuran sebesar pisang ambon ke vagina Lyra sehingga Lyra merapatkan pahanya menahan sensasi nikmat yang ditimbulkan dari benda yang mengobok-obok vaginanya itu.“Hihihi…asyik kan Mbak Lyra?” Sule tersenyum mesum melihat Lyra yang mengerang-ngerang akibat perlakuannya itu.“Uuuhhh…enak Leee…entot gua…plisss…entotin gua, jangan nyiksa gini terussshh!” erang Lyra menggigit bibir bawah.“Nanti Mbak…nikmatin aja dulu biar lebih asoy!” kata Sule terus menetesi payudara wanita itu dengan lilinnya.Lima menit kemudian setelah lilin itu sangat pendek barulah Sule meniup apinya hingga padam. Kaya make jack hammer aja lu” sembur dokter Budi yang tumben-tumbennya ngerti Jack Hammer.“Kalo gitu, harusnya gimana dok?”“Sekarang minggir, gua yang contohin!”Budi mengangkat Sabria yang megap-megap mencari udara, lalu dengan lembut mengelus punggungnya sambil mendekap wanita itu. Bokeb Nih sekarang gua lanjutin, perhatiin baik-baik!”Budi meloloskan celananya dan menarik Sabria mengikuti tubuhnya yang terlentang di lantai ruang praktek itu, dan membimbing Sabria untuk ber woman




















