“Kamu ini ngomongnya terlalu terus-terang ya?” Nada Mbak Mira
sudah mulai normal kembali. Vidio Sex Seperti tahun-tahun sebelumnya, pemilihan dimaksudkan sebagai regenerasi dan
anak-anak kelas 3 sudah tidak boleh lagi dipilih jadi pengurus, kecuali
beberapa orang pengurus inti yang bakalan “naik pangkat” jadi penasihat.Usai rapat, aku bergegas mau langsung pulang, soalnya sorenya ada acara rutin
bulanan: pulang ke rumah orang tua di kampung. “Emmm, pingin nanya aja.”
“Enggak kok, aku nggak pacaran sama Mela,” jawabku datar. Hal itu terjadi
beberapa kali, yang sebenarnya membuatku agak kecewa, sampai akhirnya Mbak Mira
membuka matanya, tangannya mengusap kedua mataku seperti menyuruhkan memejamkan
mata.Aku menurut dan memejamkan mataku. “Ih, nakal,” kata Mbak Mira sambil menyentil rudalku yang
terayun-ayun akibat baru tegang separo.“Sakit Mbak,” aku meringis.




















