Om Rudi melepaskan jabatan tangan mereka. Kemudian ia menutup pintu kamar kosnya. Link Bokep Saat itu ia terlihat sedang menggandeng seorang gadis. “Masih belum ngerti sih Om, tapi mirip-mirip kok sama versi lamanya”. Di hotel itu Cinta sedang menunggu laki-laki yang memiliki cukup modal untuk memenuhi persyaratannya. Om Ridwan menggelengkan kepala. Hanya suara-suara pengunjung cafe yang terdengar riuh disekitar mereka. Cinta meletakkan brosur itu kembali dan mengikuti langkah Om Rudi menuju lift. Ia sama sekali tidak pernah memberitahukan nomor ini selain kepada pelanggannya. Ekspresi wajah gadis cantik itu terlihat berubah tegang. “Sama dong, gue juga habis nyoba rekomendasi temen”.Detik ketika mata laki-laki itu menatap ke arahnya, ibarat petir di siang bolong bagi Cinta.




















